Bandung – “Kalian itu pengukir senyum diwajah masyarakat Bandung” ujar Kang Elpi (Elpi Nazmuzzman) saat memberikan kata sambutan dalam rapat koordinasi dan evaluasi LAPOR! Bandung di Auditorium Balai Kota - Bandung, 2 Maret 2016. Selain dihadiri oleh Kang Elpi kegiatan koordinasi dan evaluasi tersebut juga dihadiri oleh Bapak Asep Cucu Cahyadi selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung dan Gibran Sesunan selaku perwakilan dari Kantor Staf Presiden sekaligus Pengelola LAPOR!

Acara yang melibatkan kurang lebih 70 orang pengelola LAPOR! termasuk admin dan verifikasi lapangan ini memaparkan kinerja LAPOR! Kota Bandung selama tahun 2015 kemarin selain paparan koordinasi dan evaluasi yang disampaikan oleh koordinator LAPOR! Bandung yaitu Ibu Penni Setiati, acara ini juga mengadakan sesi diskusi bersama Kang Elpi, Bapak Asep, dan Bapak Gibran.

Dalam diskusi tersebut beberapa peserta yang terdiri dari Pengelola LAPOR! Kota Bandung menyampaikan saran untuk LAPOR!, kendala yang dihadapi menjadi admin ataupun pemverifikasi di lapangan dan juga berbagi pengalaman kepada pengelola lainnya.

Rapat koordinasi dan evaluasi seperti yang dilakukan oleh LAPOR! Kota Bandung ini dilakukan guna meningkatkan kinerja dari pengelola LAPOR! Kota Bandung sendiri, dengan di adakannya kegiatan ini diharapkan komunikasi dan kekompakan tim pengelola LAPOR! Kota Bandung semakin erat dengan kinerja yang semakin baik dalam melayani aspirasi dan pengaduan rakyat Bandung.

Ανδρικά αθλητικά παπούτσια

Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkunjung ke Kantor LAPOR! pada 11 Februari 2016. Kunjungan dari pemerintah kabupaten Bojonegoro dalam rangka evaluasi penerapan Aplikasi Sismon, LAPOR! dan One Data Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah terhubung dengan Aplikasi LAPOR! semenjak tahun 2014. Dalam kunjungan ke LAPOR! Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membahas perkembangan LAPOR! di Kabupaten Bojonegoro, yang sangat membantu program prioritas Kabupaten Bojonegoro yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahaan yang baik.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membahas mengenai pemanfaatan input manual untuk integrasi aduan masyarakat. Input manual ini sangat membantu seluruh masyarakat terutama di Kabupaten Bojonegoro dalam menyampaikan laporan. Hal ini dikarenakan belum seluruh masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal.

Selain itu, pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menjelaskan sosialisasi dan publikasi penggunaan LAPOR! yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bojonegoro. Sosialisasi LAPOR! dilakukan melalui berbagai media, dari penggunaan spanduk, baliho, berbagai media cetak, iklan di seluruh radio melalui forum radio Bojonegoro, serta web banner di website pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Sosialisasi juga dilakukan melalui dialog publik dengan tujuan mencari solusi bersama-sama terhadap permasalahan yang ada.

Selain pemanfaatan kanal LAPOR!, kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga membahas aplikasi Sismon dan One Data. Implementasi pemanfaatan aplikasi tersebut dilaporkan melalui rapat rutin setiap hari Jumat yang dilakukan di rumah dinas Bupati. Hal tersebut juga menjadi indikator kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk mengukur kinerja pegawai.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga terus meningkatkan kinerjanya untuk melayani masyarakat dan mengajak masyarakat untuk turut serta mengawal berbagai program prioritas Kabupaten Bojonegoro. Salah satu program yang dilakukan adalah program “Ayo Mas Bro” yang bertujuan untuk menyapa masyarakat Bojonegoro melalui siaran radio.

 

 

Nike

 

LAPOR! merupakan salah satu sistem teknologi informasi yang dikelola dan dikembangkan oleh Kedeputian I, Kantor Staf Presiden. Tugas dan fungsi dari Kantor Staf Presiden sendiri yaitu memberi dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam melaksanakan pengendalian program-program prioritas nasional, komunikasi politik dan pengelolaan isu strategis penyelesaian masalah secara komprehensif, percepatan pelaksanaan dan pemantauan program prioritas nasional serta tugas lain yang diberikan presiden.

Dengan demikian, selain memiliki tugas dan fungsi untuk menerima aspirasi dan pengaduan masyarakat. LAPOR! juga mendukung kinerja Kantor Staf Presiden, dimana data pengaduan dari masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai salah satu input dalam pengambilan kebijakan. Untuk mendukung kinerja Kantor Staf Presiden, kini LAPOR! memiliki segmen terbaru dalam berbagai kanal media sosial LAPOR! yaitu segmen “Kenal dan Kawal”. Segmen ini bertujuan untuk memperkenalkan implementasi program prioritas nasional yang tertera dalam nawacita. Dimana “Kenal dan Kawal” akan memperkenalkan kepada masyarakat luas berbagai kegiatan pantauan Kantor Staf Presiden. Selain memberi informasi kepada masyarakat mengenai program-program prioritas nasional, Kenal dan Kawal juga mengajak masyarakat untuk turut aktif mengawal program-program prioritas nasional tersebut jika masyarakat menemui masalah atau keluhan mengenai program-program tersebut dapat melaporkannya atau menyampaikan aspirasi mereka melalui LAPOR!.

Berdasarkan RENAKSI 2016, ada 335 kegiatan prioritas yang di monitor oleh Kantor Staf Presiden. Kegiatan-kegiatan prioritas tersebut adalah implementasi dari NAWACITA sesuai janji Presiden Jokowi.

Minggu pertama (1-7 Februari) “Kenal dan Kawal”, LAPOR! memperkenalkan berbagai kegiatan prioritas klaster infrastruktur yang dilakukan pemerintah Indonesia. Kementrian Pelaksana untuk klaster infrastruktur sendiri adalah Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Badan Usaha Milik Negara, dan Kementrian Perhubungan. Secara umum ada 16 kegiatan klaster infrastruktur (transportasi) yang dilaksanakan pada tahun 2016 dari pembangunan bandara, terminal, jalan tol, sampai dengan prasarana dan fasilitas pendukung kereta api. Secara khusus ada pembangunan Jalan Baru 2.650 km, pembangunan Jalan Tol 1.000 km dan pembangunan dan pengelolaan prasarana dan fasilitas pendukung kereta api sepanjang 185,15 km. Kegiatan infrastruktur sendiri merupakan implementasi dari NAWACITA nomor 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 9.

Untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan infrastruktur tersebut, diperlukan partispasi dari masyarakat Indonesia. LAPOR! berharap melalui segmen “Kenal dan Kawal”, masyarakat Indonesia dapat semakin mengetahui berbagai program prioritas pemerintah dan secara aktif mengawal dan mendampingi pemerintah dalam pengimplementasian program-program tersebut apabila menemukan permasalahan di lapangan.

Jangan lupa simak segmen “Kenal dan Kawal” di berbagai media sosial LAPOR! setiap hari Jumat. Kenali Nawacita dan kawal implementasinya untuk Indonesia yang lebih baik.

 

 

 

LAPOR!

 

Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat. 

 

#AyoLAPOR! untuk mengawasi program pemerintah melalui lapor.go.id atau SMS ke 1708

 

blog.lapor.go.id 

 

Twitter/Instagram/Youtube: @LAPOR1708

 

Facebook: Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat

 

Nike Ambassador VIII 8

Detiknews (02/02/2016) -  Rapat Paripurna DPR hari ini telah menyepakati sembilan anggota Ombudsman terpilih. Amzulian Rifai terpilih sebagai ketua Ombudsman periode 2016-2020.

Sebagai ketua Ombudsman, Amzulian Rifai, mengatakan dirinya akan membentuk Ombudsman yang lebih responsif. Dia juga akan mendidik masyarakat untuk lebih peka dengan pelayanan lembaga pemerintah.

"Ingin membangun tradisi melapor, jangan masyarakat tidak aware dengan kejadian-kejadian di sekitarnya. Jangan masyarakat merasa dirugikan, disimpan sendirian. Ombudsman harus diketahui orang," katanya usai disetujui di rapat paripurna DPR di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2016).

Dia juga akan menjalin kemitraan dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Amzulian menganggap KemenPANRB merupakan mitra yang strategis, karena 80 persen target kemitraannya penyelenggara pemerintahan.

"Pendekatan membangun kinerja yang lebih baik. Kalau kita memiliki kerja sama yang baik dengan KemenPANRB rekomendasi kami lebih diperhatikan dan ditindaklanjuti," katanya

Hombre

 

Nasional – LAPOR! mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kota Bandung beberapa waktu

lalu. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas perkembangan LAPOR! dan kinerja Pemerintah

Kota Bandung dalam menangani laporan masyarakat.

 

LAPOR! memaparkan keterhubungannnya dengan berbagai instansi pemerintah maupun non-

pemerintah. Hingga saat ini tercatat ada 10 Pemerintah Provinsi, 4 Pemerintah Kabupaten dan 1

Pemerintah Kota di Indonesia yang telah terhubung dengan LAPOR!

Sementara Pemkot Bandung memaparkan jumlah laporan yang masuk dan cara menangani

laporan-laporan tersebut. Dengan kondisi masyarakat yang partisipatif, LAPOR! sangat efektif

dalam membantu Pemkot Bandung menampung aspirasi masyarakat.

 

Sebelumnya, pemerintah kota Bandung menggunakan akun-akun media sosial seperti twitter

dalam menampung aspirasi masyarakat Bandung. Tagar #ridwankamil, #ridwan.kamil dan

#ridwan_kamil contohnya. Tetapi, karena banyaknya aspirasi masyarakat yang dikirim melalui

akun twitter, hal tersebut menimbulkan kesulitan bagi pemerintah kota Bandung untuk

mengelola aduan masyarakat.

 

“Dengan adanya LAPOR!, semua produk pengaduan dari masyarakat itu berhasil kami tangani,”

ujar Amiril, (Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Bandung) . Hingga saat ini, pemerintah Kota

Bandung telah menyelesaikan hampir 8000 laporan yang dilaporkan melalui sistem LAPOR!

 

Tidak hanya untuk menampung aspirasi masyarakat, keterhubungan Pemkot Bandung juga

digunakan untuk menilai kinerja setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota

Bandung. Setiap SKPD wajib menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat.

Tindaklanjut tersebut yang kemudian dijadikan sebagai indikator kinerja setiap SKPD. Dengan

kata lain, LAPOR! menjadi salah satu indikator untuk reward and punishment bagi SKPD di

Bandung.

 

Namun demikian, Amiril juga menyebutkan bahwa kesuksesan pemkot Bandung dalam sistem

transparansi pemerintah tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat Bandung. “Ada program

apapun juga teknologi tinggi, kalau malas menyampaikan juga tidak akan sampai,” tambahnya.

 

 

LAPOR!

Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat. 

#AyoLAPOR! untuk mengawasi program pemerintah melalui lapor.go.id atau SMS ke 1708

blog.lapor.go.id 

Twitter/Instagram/Youtube: @LAPOR1708

Facebook: Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat

Tienda outlet deportiva
Go to top