Kami ucapkan terima kasih atas antusiasme rekan-rekan yang mendaftar dalam Program Magang LAPOR! Angkatan VII.

 

Kami telah menelaah dengan saksama satu per satu dokumen yang dikirimkan oleh pendaftar. Secara umum, setiap kandidat memiliki profil dan visi yang luar biasa. Kami sangat bangga dan mengapresiasi semangat rekan-rekan untuk berikhtiar memajukan Indonesia melalui LAPOR!.

 

Pada akhirnya, terpilih 11 orang yang bergabung dalam Program Magang LAPOR! Angkatan VII, yaitu:

1. Muhammad Fahrian Yovantra (Hubungan Internasional President University)

2. Aryo Dwi Harprayudi (Manajemen dan Kebijakan Publik UGM)

3. Haris Muhammad (Sejarah UI)

4. Qotrunnada (Matematika UI)

5. Nuzulul Rachmadien (Sastra Arab UI)

6. Mutiara Anggry Yelfira (Ilmu Pemerintahan Unpad)

7. Hazna Hidayah (Statistik Unpad)

8. Ghamdan Bagus Putra (Sistem Informasi Binus University)

9. Muhammad Arfiadi Pratama (Fisika UI)

10. Novita Natalia Kusumawardani (Ilmu Politik UI)

11. Farraz Theda (Komunikasi UI)

 

Kami tunggu kontribusi kalian yang telah terpilih. Bagi yang belum terpilih, besar harapan kami agar tetap semangat memberikan sumbangsih terbaik kepada bangsa ini melalui kegiatan positif lainnya.

 

Mari gunakan LAPOR! untuk mengawasi pembangunan dan pelayanan publik melalui www.lapor.go.id atau SMS 1708.

 

Salam hangat,

Pengelola LAPOR!

Minimnya lahan parkir yang disediakan pengelola gedung di Jakarta berimbas pada tumbuhnya praktik parkir liar yang menganggu kenyamanan dan kelancaran lalu lintas, seperti terjadi di kolong jembatan layang Roxy - Jakarta. Warga kemudian melaporkan hal tersebut melalui LAPOR! dan laporan segera ditindaklanjuti oleh Dinas Perhubungan Pemprov DKI Jakarta.

 

Hanya berselang dua hari, Dishub pun menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penggembokan, penilangan, dan pencabutan pentil ban kendaraan. Dengan begitu, diharapkan akan memberikan efek jera bagi pelaku yang parkir sembarangan.

 

Simak kisah sukses selengkapnya di:

https://www.lapor.go.id/id/1104282

 

 

 

Pelapor dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan melaporkan masalah berkas sertipikat tanahnya yang tak kunjung selesai padahal sudah diurus lebih dari tujuh bulan. Hal ini diteruskan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk ditindaklanjuti.

 

Setelah ditelusuri, pelapor akhirnya diminta mengambil sertipikat tanahnya di Kantor Pertanahan Banjarmasin keesokan hari setelah melapor. Pelapor menyarankan BPN untuk lebih intensif mengawasi agar ketidaksesuaian standar pengurusan berkas seperti ini tidak terus-menerus terulang.

 

 

Simak kisah sukses selengkapnya di:

 

https://www.lapor.go.id/id/1211264

 

 

 

Sampah berserakan dapat menimbulkan penyakit dan menebarkan bau tak sedap. Tak hanya itu, sampah juga menjadi salah satu faktor penyebab banjir di ibukota.

 

Pelapor di Pasar Rebo - Jakarta Timur mengeluhkan tindakan sebagian warga yang tak memedulikan lingkungan dan seringkali membuang sampah sembarangan di lahan kosong. Laporan ini segera diteruskan ke Kantor Walikota Jakarta Timur untuk segera ditindaklanjuti.

 

Ternyata, pada hari itu juga perwakilan Kelurahan Cijantung turun ke lapangan untuk memasang spanduk imbauan agar tidak membuang sampah sembarangan sekaligus juga melaksanakan aksi bersih-bersih secara gotong-royong dengan warga setempat.

 

 

 

 

 

Simak kisah sukses selengkapnya di:

https://www.lapor.go.id/id/1193667

 

 

 

 

Pasokan air bersih di daerah Cicaheum Kota Bandung terhambat. Sudah sebulan warga tidak mendapatkan haknya untuk memperoleh air bersih. Laporan ini masuk melalui LAPOR! dan kemudian diteruskan ke PDAM Tirtawening Kota Bandung.

 

PDAM segera menurunkan petugas untuk mengecek ke lokasi dan masalah berhasil teridentifikasi. Penyebabnya adalah adanya kerusakan jaringan pipa distribusi ke wilayah tersebut. Pipa diperbaiki, akhirnya air mengalir kembali.

 

 

 

Simak kisah sukses selengkapnya di:

 

https://www.lapor.go.id/id/1134752

 

 

 

 

Go to top