Jakarta - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkunjung ke Kantor LAPOR! pada 11 Februari 2016. Kunjungan dari pemerintah kabupaten Bojonegoro dalam rangka evaluasi penerapan Aplikasi Sismon, LAPOR! dan One Data Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah terhubung dengan Aplikasi LAPOR! semenjak tahun 2014. Dalam kunjungan ke LAPOR! Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membahas perkembangan LAPOR! di Kabupaten Bojonegoro, yang sangat membantu program prioritas Kabupaten Bojonegoro yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahaan yang baik.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membahas mengenai pemanfaatan input manual untuk integrasi aduan masyarakat. Input manual ini sangat membantu seluruh masyarakat terutama di Kabupaten Bojonegoro dalam menyampaikan laporan. Hal ini dikarenakan belum seluruh masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal.

Selain itu, pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menjelaskan sosialisasi dan publikasi penggunaan LAPOR! yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bojonegoro. Sosialisasi LAPOR! dilakukan melalui berbagai media, dari penggunaan spanduk, baliho, berbagai media cetak, iklan di seluruh radio melalui forum radio Bojonegoro, serta web banner di website pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Sosialisasi juga dilakukan melalui dialog publik dengan tujuan mencari solusi bersama-sama terhadap permasalahan yang ada.

Selain pemanfaatan kanal LAPOR!, kunjungan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga membahas aplikasi Sismon dan One Data. Implementasi pemanfaatan aplikasi tersebut dilaporkan melalui rapat rutin setiap hari Jumat yang dilakukan di rumah dinas Bupati. Hal tersebut juga menjadi indikator kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk mengukur kinerja pegawai.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga terus meningkatkan kinerjanya untuk melayani masyarakat dan mengajak masyarakat untuk turut serta mengawal berbagai program prioritas Kabupaten Bojonegoro. Salah satu program yang dilakukan adalah program “Ayo Mas Bro” yang bertujuan untuk menyapa masyarakat Bojonegoro melalui siaran radio.

 

 

 

LAPOR! merupakan salah satu sistem teknologi informasi yang dikelola dan dikembangkan oleh Kedeputian I, Kantor Staf Presiden. Tugas dan fungsi dari Kantor Staf Presiden sendiri yaitu memberi dukungan kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam melaksanakan pengendalian program-program prioritas nasional, komunikasi politik dan pengelolaan isu strategis penyelesaian masalah secara komprehensif, percepatan pelaksanaan dan pemantauan program prioritas nasional serta tugas lain yang diberikan presiden.

Dengan demikian, selain memiliki tugas dan fungsi untuk menerima aspirasi dan pengaduan masyarakat. LAPOR! juga mendukung kinerja Kantor Staf Presiden, dimana data pengaduan dari masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai salah satu input dalam pengambilan kebijakan. Untuk mendukung kinerja Kantor Staf Presiden, kini LAPOR! memiliki segmen terbaru dalam berbagai kanal media sosial LAPOR! yaitu segmen “Kenal dan Kawal”. Segmen ini bertujuan untuk memperkenalkan implementasi program prioritas nasional yang tertera dalam nawacita. Dimana “Kenal dan Kawal” akan memperkenalkan kepada masyarakat luas berbagai kegiatan pantauan Kantor Staf Presiden. Selain memberi informasi kepada masyarakat mengenai program-program prioritas nasional, Kenal dan Kawal juga mengajak masyarakat untuk turut aktif mengawal program-program prioritas nasional tersebut jika masyarakat menemui masalah atau keluhan mengenai program-program tersebut dapat melaporkannya atau menyampaikan aspirasi mereka melalui LAPOR!.

Berdasarkan RENAKSI 2016, ada 335 kegiatan prioritas yang di monitor oleh Kantor Staf Presiden. Kegiatan-kegiatan prioritas tersebut adalah implementasi dari NAWACITA sesuai janji Presiden Jokowi.

Minggu pertama (1-7 Februari) “Kenal dan Kawal”, LAPOR! memperkenalkan berbagai kegiatan prioritas klaster infrastruktur yang dilakukan pemerintah Indonesia. Kementrian Pelaksana untuk klaster infrastruktur sendiri adalah Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementrian Badan Usaha Milik Negara, dan Kementrian Perhubungan. Secara umum ada 16 kegiatan klaster infrastruktur (transportasi) yang dilaksanakan pada tahun 2016 dari pembangunan bandara, terminal, jalan tol, sampai dengan prasarana dan fasilitas pendukung kereta api. Secara khusus ada pembangunan Jalan Baru 2.650 km, pembangunan Jalan Tol 1.000 km dan pembangunan dan pengelolaan prasarana dan fasilitas pendukung kereta api sepanjang 185,15 km. Kegiatan infrastruktur sendiri merupakan implementasi dari NAWACITA nomor 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 9.

Untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan infrastruktur tersebut, diperlukan partispasi dari masyarakat Indonesia. LAPOR! berharap melalui segmen “Kenal dan Kawal”, masyarakat Indonesia dapat semakin mengetahui berbagai program prioritas pemerintah dan secara aktif mengawal dan mendampingi pemerintah dalam pengimplementasian program-program tersebut apabila menemukan permasalahan di lapangan.

Jangan lupa simak segmen “Kenal dan Kawal” di berbagai media sosial LAPOR! setiap hari Jumat. Kenali Nawacita dan kawal implementasinya untuk Indonesia yang lebih baik.

 

 

 

LAPOR!

 

Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat. 

 

#AyoLAPOR! untuk mengawasi program pemerintah melalui lapor.go.id atau SMS ke 1708

 

blog.lapor.go.id 

 

Twitter/Instagram/Youtube: @LAPOR1708

 

Facebook: Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat

 

Detiknews (02/02/2016) -  Rapat Paripurna DPR hari ini telah menyepakati sembilan anggota Ombudsman terpilih. Amzulian Rifai terpilih sebagai ketua Ombudsman periode 2016-2020.

Sebagai ketua Ombudsman, Amzulian Rifai, mengatakan dirinya akan membentuk Ombudsman yang lebih responsif. Dia juga akan mendidik masyarakat untuk lebih peka dengan pelayanan lembaga pemerintah.

"Ingin membangun tradisi melapor, jangan masyarakat tidak aware dengan kejadian-kejadian di sekitarnya. Jangan masyarakat merasa dirugikan, disimpan sendirian. Ombudsman harus diketahui orang," katanya usai disetujui di rapat paripurna DPR di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2016).

Dia juga akan menjalin kemitraan dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Amzulian menganggap KemenPANRB merupakan mitra yang strategis, karena 80 persen target kemitraannya penyelenggara pemerintahan.

"Pendekatan membangun kinerja yang lebih baik. Kalau kita memiliki kerja sama yang baik dengan KemenPANRB rekomendasi kami lebih diperhatikan dan ditindaklanjuti," katanya

 

Nasional – LAPOR! mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kota Bandung beberapa waktu

lalu. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas perkembangan LAPOR! dan kinerja Pemerintah

Kota Bandung dalam menangani laporan masyarakat.

 

LAPOR! memaparkan keterhubungannnya dengan berbagai instansi pemerintah maupun non-

pemerintah. Hingga saat ini tercatat ada 10 Pemerintah Provinsi, 4 Pemerintah Kabupaten dan 1

Pemerintah Kota di Indonesia yang telah terhubung dengan LAPOR!

Sementara Pemkot Bandung memaparkan jumlah laporan yang masuk dan cara menangani

laporan-laporan tersebut. Dengan kondisi masyarakat yang partisipatif, LAPOR! sangat efektif

dalam membantu Pemkot Bandung menampung aspirasi masyarakat.

 

Sebelumnya, pemerintah kota Bandung menggunakan akun-akun media sosial seperti twitter

dalam menampung aspirasi masyarakat Bandung. Tagar #ridwankamil, #ridwan.kamil dan

#ridwan_kamil contohnya. Tetapi, karena banyaknya aspirasi masyarakat yang dikirim melalui

akun twitter, hal tersebut menimbulkan kesulitan bagi pemerintah kota Bandung untuk

mengelola aduan masyarakat.

 

“Dengan adanya LAPOR!, semua produk pengaduan dari masyarakat itu berhasil kami tangani,”

ujar Amiril, (Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Bandung) . Hingga saat ini, pemerintah Kota

Bandung telah menyelesaikan hampir 8000 laporan yang dilaporkan melalui sistem LAPOR!

 

Tidak hanya untuk menampung aspirasi masyarakat, keterhubungan Pemkot Bandung juga

digunakan untuk menilai kinerja setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota

Bandung. Setiap SKPD wajib menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat.

Tindaklanjut tersebut yang kemudian dijadikan sebagai indikator kinerja setiap SKPD. Dengan

kata lain, LAPOR! menjadi salah satu indikator untuk reward and punishment bagi SKPD di

Bandung.

 

Namun demikian, Amiril juga menyebutkan bahwa kesuksesan pemkot Bandung dalam sistem

transparansi pemerintah tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat Bandung. “Ada program

apapun juga teknologi tinggi, kalau malas menyampaikan juga tidak akan sampai,” tambahnya.

 

 

LAPOR!

Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat. 

#AyoLAPOR! untuk mengawasi program pemerintah melalui lapor.go.id atau SMS ke 1708

blog.lapor.go.id 

Twitter/Instagram/Youtube: @LAPOR1708

Facebook: Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat

 

Management Systems International, Inc
Strengthening Integrity and Accountability Program 1 (SIAP 1)
Terms of Reference
 
Position                             : Professional Services (Software Developer/ Mobile Application Expert) for LAPOR! - SP4N Mobile & Client Apps Developer
Languages Required          : Indonesia
Working Period                  : February 2016 - April 2016
 
 
BACKGROUND 
Government of Indonesia has continued its efforts in regards to improve the quality of public services. One of them is to provide access to the public to deliver their complaints on any public services provided by the public institutions, as stated on the Law Number 25 year 2009 on Public Services. By then, since 2013, MSI-SIAP 1 has cooperated with its Government partners –the Ombudsman (ORI) and the Ministry for Administrative and Bureaucratic Reform (KemenPANRB) - in improving their case management systems (CMS).
As a follow up of the Law, President has enacted the President Regulation (Perpres) Number 76 Year 2013 on the management of public services, which implies the establishment of the National Public-Service Complaint Handling System (SP4N), an integrated system of public complaints of all government institution in regards to the public services. KemenPANRB–ORI-the Office of the Presidential Staff (KSP) is closely working to improve the LAPOR! (the complaint channel developed by UKP4) which has been announced by KemenPANRB to be the national online public service complaint system with a new brand LAPOR! - SP4N. LAPOR! - SP4N will be managed in coordination between the Office of the Presidential Staff (KSP), KemenPANRB, and ORI.
To date, LAPOR! has a blackberry and android application. To maximize the use of this platform, SIAP-1 would like to seek the services of software developer/mobile application expert  to develop other mobile application for iOS (Apple) and Windows Phone to be used by public and client apps to be used by government officials. This mobile and client apps are meant to provide the key features of the LAPOR! - SP4N platform to Apple and Windows Phone mobile users, thereby strengthening LAPOR! - SP4N outreach and ensuring optimal availability of the application among the target audience. 
 
SCOPE OF WORK:
 
A.     Objective: 
·         Develop LAPOR! - SP4N mobile application for iOS and Windows Phone devices.
·         Develop LAPOR! - SP4N client application for Android and iOS devices
 
B.     Activities:
1.     Preparation Phase
a.       Meeting with LAPOR! team to gather inputs on expected features of the application
b.      Draft timeline in developing mobile & client apps;
c.       Create a design and layout for responsive native mobile application;
d.      Create a scheme for responsive client application;
e.       Present design & layout to beneficiaries
 
2.     Development Phase
a.       Based on approved design, develop an application for both iOS and Windows Phone devices, by using the web API provided by the platform developer;
b.      Build intelligent client apps to be embedded into government's officials mobile phone and integrated with LAPOR! - SP4N
 
3.     Final Phase
a.       User acceptance test for mobile & client apps;
b.      Final revision the mobile & client  apps;
c.       Present the final mobile & client apps to beneficiaries
d.      Handover to beneficiaries containing final report on the process of mobile & client application development, manual book on managing and troubleshooting the application
 
The requirement for LAPOR! - SP4N mobile application:
·         Application could run on the updated iOS platform
·         Application could use the internet access to communicate with the LAPOR! API in JSON format
·         Application could at least include: GPS, camera, upload document, SMS, and link to social media for sharing
 
The requirement for LAPOR! - SP4N client application:
·         Application could run on the updated iOS and Android platform
·         Application could acknowledge the incoming messages from the mobile phone
·         Application could filter the SMS which will be sent to LAPOR!
·         Application could confirm the message delivery (includes failure handling mechanism) in sending the reports to LAPOR!
·         Application could respond with LAPOR! API in JSON format
 
C.      Deliverables:
1.      Approved design & layout for mobile apps
2.      Approved scheme of client apps
3.      Screen captured of mobile application
4.      Approved UAT Test for mobile and client apps
5.      Final LAPOR! - SP4N mobile application for iOS and Windows Phone devices
6.      Final LAPOR! - SP4N client application for iOS and Android devices
7.      Handover notes to beneficiaries containing final report on the process of mobile  & client application development manual book on managing and troubleshooting the application
 
QUALIFICATIONS
1.      ICT Professional (individual or company)
2.      An advance degree in  Information Technology/Computer Science, Multimedia, or related field
3.      Have at least 3 years of experience in developing mobile applications, especially for iOS and Windows Phone;
4.      Strong knowledge of languages for mobile development
5.      Experience in software testing is preferred
6.      Able to work individually or in a team
7.      Able to work at KSP Office whenever needed

Applicants are requested to send following documents to MSI SIAP-1:
·   CV/ Resume/ Portfolio/ Company Profile
·   Financial proposal - cost related to mobile & client application development (all inclusive)
·   Please indicate “Mobile Application Expert” as the subject of your email addressed to recruitment@msi-siap.com no later than February 10, 2016
Go to top